Penyebab Kurangnya Pendengaran


Informasi terbaru Penyebab Kurangnya Pendengaran kami sediakan khusus untuk pembaca setia punyannyuh.blogspot.com, semoga informasi Penyebab Kurangnya Pendengaran memberikan pengetahuan lebih untuk kita semua.
Telinga merupakan indera yang penting bagi tubuh dan kelangsungan hidup. Namun, secara tidak sadar orang melakukan kegiatan yang dapat membahayakan indera pendengarannya. Apa saja faktor yang bisa bikin orang berkurang pendengarannya?

Ear bud atau ear phone pada pemutar musik (music player); Ear bud membuat suara menjadi lebih keras, sehingga untuk waktu lama dapat memekakkan telinga. Selain itu, ear bud juga membuat perubahan dalam sistem pendengaran. Bila orang terbiasa mendengarkan suara dari ear bud yang dekat dan keras, maka besar kemungkinan ia sulit mendengarkan suara pada level normal atau lembut.

Mobil terbuka; Mengendarai mobil openkap membuat orang harus mendengar suara dengan level 88-90 Decibel (Db). Sebagai perbandingan, percakapan normal berada kisaran 50 Db, jalan lalu lintas sekitar 70 Db, mesin pemotong rumput sekitar 90 Db. Paparan berulang dari suara di atas 85 Db diketahui dapat menyebabkan kehilangan pendengaran permanen.
Obat-obatan; Salah satu efek samping yang kurang dikenal dari beberapa jenis obat, seperti obat nyeri, antibiotik tertentu dan obat kemoterapi berbasis platinum, adalah gangguan pendengaran.

Rokok; Satu pembuluh darah melayani koklea, yaitu organ telinga bagian dalam. Nikotin, vasokonstriktor yang menyebabkan pembuluh darah sedikit menyusut, dapat memiliki dampak yang luar biasa pada kapiler kecil yang melayani telinga.

Pekerjaan; Bidang pekerjaan seperti musisi, buruh pabrik, pekerja konstruksi dan pemadam kebakaran adalah beberapa orang yang berisiko tinggi untuk terpapar konstan terhadap suara keras.

Diabetes; Diabetes dapat menyebabkan penurunan aliran darah ke telinga. Pembuluh darah sempit atau abnormal akibat diabetes dapat mencegah darah mencapai koklea, juga dapat mencegah proses pembersihan racun. Ini memiliki potensi untuk merusak sel-sel lembut di dalam telinga.

Anemia sickle cell; Orang dengan anemia sickle cell sering mengalami kelelahan dan sakit karena sel-sel darah merahnya cacat yang berbentuk sabit tidak bulat. Padahal aliran darah normal penting untuk mencapai telinga.
Tinggalkan komentar anda tentang Penyebab Kurangnya Pendengaran jika anda suka dengan artikel yang kami suguhkan.

Pil Anti Tua ditemukan


Informasi terbaru Pil Anti Tua ditemukan kami sediakan khusus untuk pembaca setia punyannyuh.blogspot.com, semoga informasi Pil Anti Tua ditemukan memberikan pengetahuan lebih untuk kita semua.
Para ilmuwan mengklaim telah menemukan ramuan yang dipercaya bisa membalikkan efek penuaan dini pada sel manusia. Penemuan ini menbuat impian untuk selamanya muda bukan lagi khayalan atau sekadar cerita fiksi di film-film. Dalam sebuah percobaan, peneliti mengambil sel dari anak-anak yang sudah tua sebelum waktunya dan mampu membuat mereka sehat kembali. Sel tubuh tersebut diberi obat 'selamanya muda' bernama rapamycin. Para peneliti asal AS, termasuk Francis Collins, salah satu ilmuwan dunia yang paling terkemuka, berharap temuan ini akan mengarah pada cara-cara baru mengobati sindrom Hutchinson-Gilford Progeria (HGPS) yakni suatu kondisi genetik yang langka di mana bayi berkembang pesat menjadi tua dan rapuh dan meninggal sebelum berusia sekitar 12 tahun.

Rapamycin sebelumnya sudah digunakan untuk menekan sistem kekebalan tubuh dalam transplantasi organ. Obat ini diciptakan dari bakteri yang ditemukan dalam tanah di Pulau Paskah yang terletak lebih dari 2.000 mil dari Cile dan merupakan salah satu tempat paling terpencil dan misterius di planet ini. Dr Collins, direktur laboratorium penelitian kesehatan pemerintah AS dan salah satu ilmuwan yang memecahkan genom manusia, mempelajari efek obat tersebut pada sel-sel kulit dari tiga anak-anak dengan HGPS. Penyakit ini menyebabkan kadar protein mutan disebut progerin membangun setiap sel di dalam tubuh sehingga menghasilkan cacat dan penuaan sel secara cepat. Dengan memberikan rapamycin, obat akan menyingkirkan protein beracun keluar dari sel dan membalikkan kecacatan sehingga efektif membuat mereka sehat kembali. Lebih lanjut, sel-sel tubuh pun mampu hidup lebih lama. Penelitian ini telah dilaporkan dalam jurnal Science Translational Medicine edisi Juni 2011.
Tinggalkan komentar anda tentang Pil Anti Tua ditemukan jika anda suka dengan artikel yang kami suguhkan.